MAKE YOU ALWAYS COOL, CALM AND CONFIDENCE

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.
Jumat, 24 Februari 2012 , Posted by Fashion at 02.25

Cheongsam Bagian Dari Gaya Busana Dunia

Share to Facebook
Cheongsam atau qipao
Cheongsam atau qipao versi modern
Salah satu ikon dari sebuah budaya adalah pakaian tradisionalnya. Pakaian yang memiliki ciri khas, mulai dari desain, jenis kain, warna-warna dan juga jenis pakaiannya. Cina sebagai bangsa yang besar juga memiliki pakaian tradisional yang masih dipertahankan dan dipakai dengan bangga oleh warganya. Bahkan telah menginspirasi para designer dunia dalam membuat karya-karya yang bernuansa Cina.
Cheongsam, namanya, pakaian tradisional perempuan Cina, sedangkan untuk pakaian pria disebut Changshan. Nama Cheongsam yang berarti “pakaian panjang”, diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dari dialek Kanton, Provinsi Guangdong di Tiongkok. Di daerah lain, termasuk Beijing, dikenal dengan nama “qípáo”. Biasa disebut juga sebagai “gaun mandarin”.
Dalam sejarahnya, ketika bangsa Manchu selama Dinasti Qing menguasai Tiongkok, kemudian muncul strata social tertentu. Di antara mereka adalah “Panji” (), yang sebagian besar adalah bangsa Manchu, kelompok yang dipanggil “Rakyat Panji” (qí rén). Para Manchu perempuan biasa mengenakan gaun one-piece yang retrospektif, yang kemudian dikenal sebagai “qípáo” atau Gaun Panji.
Pada tahun 1911, saat revolusi menggulingkan bangsa Manchu, kebiasaan pakaian perempuan bangsa Manchu tetap bertahan, kemudian dikembangkan dan menjadi pakaian tradisional perempuan bangsa Cina.
Pakaian qípáo asli berbentuk lebar dan longgar, menutup sebagian besar tubuh perempuan dan hanya menampakkan bagian kepala, tangan dan ujung jari kaki. Sifat longgar pada pakaian tersebut dimaksudkan untuk menyembunyikan sosok pemakainya tanpa memandang usia.
Versi modern, yang sekarang popular di China sebagai “standar” qípáo, orang-orang bersemangat untuk mencari gaya yang lebih modern dari qípáo tua agar lebih pas dengan selera mereka. Bentuk yang langsing dan pas dengan tubuh dengan potongan yang tinggi membuat perbedaan yang besar dari versi tradisionalnya.
Pakaian yang populer dengan nama Cheongsam ini dalam versi modern lebih menonjolkan figur perempuan, karena itu sangat popular sebagai pakaian bagi masyarakat golongan atas. Saat fashion barat berubah, Cheongsam pun ikut menyesuaikan.
Bentuk pakaian Cheongsam yang mudah dikenakan dan nyaman ini cocok dengan bentuk tubuh perempuan bangsa Tionghoa. Leher tinggi, lengkung leher baju yang tertutup, lengan baju yang bisa pendek, sedang atau panjang, sesuai dengan musim dan selera. Memiliki kancing di sisi kanan, bagian dada longgar, dan belahan di sisi mulai dari pinggang, semakin menonjolkan kecantikan tubuh dari perempuan yang mengenakannya.
Kecantikan lain dari Cheongsam adalah dapat dibuat dari berbagai macam bahan dan memiliki keragaman panjang pakaian, dapat digunakan untuk acara resmi atau santai.
Cheongsam memang menampilkan sisi kesederhanaan, keanggunan, kemewahan dan kerapihan dari perempuan. Maka tak mengherankan jika saat ini telah menjadi mode fashion di dunia, bukan hanya bagi warga Tionghoa, tapi juga warga Negara lain pun sudah menggandrungi pakaian ini.
Saat ini popularitas Cheongsam sudah menjamah ke seluruh penjuru dunia, sejumlah desainer fashion kelas dunia pun tak ragu untuk mengadaptasi rancangan pakaian ini ke dalam koleksinya. Di Indonesia, Cheongsam sering dipakai untuk perayaan Imlek. Tapi, perpaduan Cheongsam dengan desain modern terbaru akan menjadi tampilan yang menarik untuk dikenakan oleh para perempuan.
Sudahkah Anda menyiapkan Cheongsam dan Changsan untuk peryaan Cap Go Meh tahun ini?
(tionghoa.com/ Wikipedia/

Currently have 0 komentar:

Leave a Reply

Posting Komentar

Entri Populer

Latest News